“Nggak ada yang bisa diambil, cuma kompor gas satu saja. Yang lain sudah tak ada, entah dijarah atau tersapu banjir,”
kata Joris saat ditemui pada Senin, 8 Desember 2025. Wajahnya lelah. Dia sedang mengais-ngais sisa barang di reruntuhan rumahnya. Kompor gas yang berhasil diselamatkannya itu dimasukkan ke dalam mobil putih miliknya, yang kini teronggok tak karuan di atas tumpukan kayu di samping rumah.
Di sisi lain, masa depannya terasa suram. Sehari-hari, pria itu mengandalkan ruko tersebut untuk mencari nafkah sebagai agen BRILink dan penjual pulsa. Kini, satu-satunya mata pencaharian itu ikut hilang. Semua pupus seketika.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka