Tapi bagi Lestari, fokus pada pelatihan guru dan sekolah saja tidak cukup. Ia menekankan, penyelesaiannya harus lewat pendekatan yang lebih luas.
“Kita tidak bisa hanya berfokus pada kesiapan tenaga pendidik,” ujarnya.
Perhatian, katanya, harus juga diberikan pada kesiapan keluarga dalam membentuk karakter anak. Belum lagi peran masyarakat dan media massa dua elemen kunci lain yang turut membentuk pola pikir anak juga perlu diperkuat. Semuanya harus bergerak beriringan.
Di penghujung pernyataannya, Lestari berharap semua langkah yang diambil bisa dilaksanakan dengan baik. Harapannya sederhana namun mendasar: terwujudnya ekosistem pendidikan yang benar-benar aman dan nyaman untuk generasi penerus bangsa. Masa depan mereka, ujung-ujungnya, ada di tangan kita semua sekarang.
Artikel Terkait
Menteri Parekraf Apresiasi Banten Creative Fest, Soroti Anggaran Rp10 Triliun untuk Ekraf
Polisi Ungkap Foto Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS dari CCTV, Tegaskan Bukan Buatan AI
Polisi Depok Amankan 13 Pelaku dan 4.066 Butir Tramadol dalam Operasi Maret 2026
Elnusa Petrofin Kerahkan 1.885 Mobil Tangki Dukung Distribusi BBM Saat Mudik