tambahnya.
Evakuasi Darurat: Kaca Dipecah, Alat Khusus Dikerahkan
Kondisi di dalam gedung, terutama di lantai atas, dilaporkan sangat kritis. Asap sudah terlalu pekat, menghalangi jalur evakuasi biasa. Petugas pun mengambil langkah-langkah darurat.
Mereka menggunakan bronto skylift dan alat khusus lainnya untuk memasok oksigen sekaligus membuka akses. Tak hanya itu, beberapa panel kaca gedung sengaja dipecahkan untuk memberi jalan keluar bagi korban yang mungkin terjebak.
jelas Susatyo. Mengenai rencana evakuasi dari lantai enam, dia menyebut kemungkinan menggunakan teknik khusus.
Pemecahan kaca sendiri dilakukan sebagai upaya terakhir membuka jalur udara dan opsi evakuasi alternatif.
tutupnya.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka