Keluarga Novia Berkabung di IKF, Jenazah Korban Kebakaran Terra Drone Siap Diterbangkan ke Lampung

- Rabu, 10 Desember 2025 | 01:15 WIB
Keluarga Novia Berkabung di IKF, Jenazah Korban Kebakaran Terra Drone Siap Diterbangkan ke Lampung

Suasana mencekam masih terasa di Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri, Kramat Jati, Selasa malam itu. Keluarga Novia Nurwana berkumpul, menunggu. Perempuan 28 tahun yang sedang mengandung tujuh bulan itu menjadi salah satu korban tewas dalam kebakaran hebat di gedung Terra Drone, Kemayoran. Di luar, sebuah mobil jenazah sudah siap. Pada kaca depannya, terpampang selembar kertas bertuliskan namanya.

Tangis sesekali pecah, diiringi pelukan dan bisikan saling menguatkan. Suami Novia tampak hancur. Sebelum akhirnya beranjak, mereka sempat berdoa bersama di pelataran rumah sakit.

"Rencana mau dimakamin di Lampung,"

kata seorang sepupu suami Novia, suaranya parau. Ia tak banyak bicara, hanya mengonfirmasi rencana pemakaman yang jauh, di kampung halaman.

Identitas Novia sendiri baru resmi dipastikan malam itu, bersama dua korban lainnya. Menurut Karumkit RS Polri, Brigjen Prima Heru, pihaknya telah menyelenggarakan sidang rekonsiliasi. Dari situ, tiga jenazah berhasil diidentifikasi lewat beberapa metode.

"Pada malam ini telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban dan memutuskan tiga jenazah yang telah berhasil diidentifikasi,"

jelas Heru kepada awak media.

Selain Novia, ada Rufaidha Lathiifunnisa (22 tahun) dan Yoga Valdier Yaseer (28 tahun). Proses identifikasi mereka mengandalkan sidik jari, catatan gigi dan medis, serta barang-barang pribadi yang ditemukan.

Kebakaran yang melahap gedung itu sendiri pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 12.43 siang. Korban jiwa akhirnya mencapai angka yang memilukan: 22 orang. Rinciannya, 15 perempuan dan 7 laki-laki. Sebuah tragedi yang menyisakan duka mendalam, terutama bagi keluarga seperti keluarga Novia, yang harus pulang membawa sang calon ibu dalam keadaan tak bernyawa.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar