Namun begitu, dia tetap menilai upaya pemerintah secara keseluruhan sudah baik. Hanya saja, untuk kasus khusus seperti ini, butuh penanganan ekstra. "Sehingga, dibutuhkan penanganan yang khusus dalam hal ini dalam upaya untuk melakukan penyelamatan, penyelamatan jiwa manusia," imbuh Eddy.
Mualem sendiri sebelumnya telah menjelaskan peran kelima relawan tersebut. "Tim dari China lima orang datang untuk mendeteksi mayat yang ada di dalam lumpur dan mereka ada alat untuk mengambil mayat-mayat itu," kata Mualem.
Para relawan itu tampak mengenakan seragam biru dengan bendera China di lengan kiri. Rencananya, mereka akan dikerahkan ke titik-titik terdampak paling parah, yang mayoritas berada di pesisir timur Aceh. Upaya pencarian terus digenjot, sementara waktu bagi korban yang tertimbun terus menyempit.
Artikel Terkait
Kapolda Metro Jaya Tegaskan Penyelidikan Penyiraman KontraS Gunakan Metode Ilmiah
Ustadz Maulana Ungkap Alasan Bertahan Sebagai Duda 7 Tahun Lewat Puasa Idris
Trauma Kucing Mati di Titipan, Pemudik Pilih Bawa Hewan Peliharaan Langsung ke Kampung Halaman
Iran Tantang Trump Kirim Kapal Perang ke Teluk Persia, Klaim Kendali Penuh Selat Hormuz