"Lewat mimbar terhormat ini, izinkan kami memberi saran. Perlu dibuatkan koalisi permanen," seru Bahlil pada Jumat (5/12) itu.
Acara itu juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Bahlil tampak bersemangat. Ia ingin partai-partai pendukung pemerintah benar-benar kompak, tidak plin-plan.
"Jangan koalisi in-out. Jangan seperti lagu 'di sana senang, di sini senang'," tuturnya disambut riuh peserta.
Menurut Bahlil, kerangka koalisinya harus jelas dan ditegakkan dengan prinsip yang kuat. "Kalau menderita, ya menderita bareng-bareng. Kalau senang, juga senang bareng-bareng. Ini dibutuhkan gentleman's agreement yang kuat," lanjutnya penuh keyakinan.
Nah, usulan yang satu ini jelas akan memantik perdebatan panjang. Terutama dari partai-partai yang memilih posisi sebagai oposisi atau penyeimbang. Panggung politik kita, tampaknya, akan semakin panas.
Artikel Terkait
46 RT dan 13 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam hingga Larut Malam
TASPEN Salurkan Manfaat Jaminan untuk Anak Korban Kecelakaan Pesawat KKP
Angka Pengungsi di Sumatera Terus Menyusut, Huntara dan Bantuan Tunai Percepat Pemulihan
Pemerintah Siapkan Diskon Mudik dan Stabilisasi Harga Jelang Ramadan