Gempa dahsyat kembali mengguncang Jepang. Kali ini, getaran berkekuatan magnitudo 7,6 menghantam lepas pantai utara negara itu, memicu peringatan tsunami dan kekacauan di sejumlah wilayah.
Menurut data Survei Geologi AS (USGS), pusat gempa berada di lepas pantai Misawa, di kedalaman sekitar 53 kilometer. Gempa terjadi Senin sore waktu setempat, atau tepatnya pukul 14.15 GMT. Guncangannya terasa hingga ke Sapporo, kota utama di utara.
Di sana, alarm di ponsel-ponsel warga berbunyi nyaring memecah keheningan. Seorang reporter NHK yang sedang berada di Hokkaido menggambarkan momen menegangkan itu.
"Guncangannya horizontal, kuat, dan berlangsung sekitar setengah menit," ujarnya, sambil menambahkan bahwa ia sempat kesulitan untuk tetap berdiri tegak.
Tak lama setelah bumi berhenti bergoyang, ancaman lain datang dari laut. Badan Meteorologi Jepang dengan cepat mengeluarkan peringatan tsunami. Peringatan itu ternyata bukan isapan jempol belaka.
Gelombang pertama dilaporkan menghantam pelabuhan di Misawa, Aomori, sekitar pukul 23.43 waktu setempat. Hanya berselang beberapa menit, gelombang kedua menyusul dan mencapai Urakawa, di wilayah Hokkaido.
Artikel Terkait
Gerindra Tuding Birokrasi Lamban Jadi Biang Kerok Krisis Air di Padang
Drama Kelarga di Mataram: Anak Tewaskan Ibu Gara-Gara Tak Diberi Uang
Saksi Pajak GoTo Diperiksa, Transaksi Saham Google Rp 1,4 Triliun Jadi Sorotan
Konsultan Jadi Ujung Tombak Dugaan Suap Pajak Rp75 Miliar