Di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin lalu, terdakwa Djunaidi Nur mengakui hal yang cukup mengejutkan. Uang senilai 199 ribu dolar Singapura, atau sekitar Rp 2,5 miliar, yang dia berikan kepada mantan Dirut Inhutani V, Dicky Yuana Rady, ternyata dipakai untuk membeli stik golf dan yang lebih menarik sebuah mobil Rubicon.
Alasannya? Djunaidi berharap mobil Rubicon berwarna merah itu bisa menyuntikkan semangat bagi Dicky.
Pernyataan ini dia sampaikan saat diperiksa sebagai saksi, meski dirinya sendiri juga berstatus terdakwa dalam kasus yang sama. Sidang pun berlanjut dengan pertanyaan-pertanyaan kritis dari hakim.
"Apakah pemberian sejumlah uang kepada Direktur Inhutani V itu ada kaitannya dengan upaya Saudara untuk menjaga bahwa ini tetap bisa bermitra dengan Inhutani V?" tanya hakim mencoba mengorek motif.
Djunaidi dengan tenang membalas, "Tanpa memberikan Rubicon itu, perjanjian kerja samanya jalan."
Namun begitu, hakim tak langsung menerima jawaban itu. Hakim mengingatkan bahwa perjanjian kemitraan mereka sebenarnya sudah tertulis hingga tahun 2039. Intinya, kerja sama itu seharusnya tetap berjalan tanpa perlu ‘hadiah’ khusus. Hakim pun mendesak Djunaidi untuk jujur.
Di bawah tekanan pertanyaan itulah Djunaidi kemudian menguraikan pemikirannya. Dia mengaku tak masalah mengeluarkan uang untuk mobil mewah tersebut. Dalam benaknya, Rubicon merah itu adalah investasi untuk motivasi.
"Saya berpikiran kalau begitu, Rubicon nggak apa-apa lah, jadi termotivasi, jadi semangat dianya waktu itu," ujar Djunaidi.
"Semangat itu kadang-kadang yang mahal, Yang Mulia. Saya berpikir kalau dikasih ini, mungkin dia semangat gitu. Apalagi kalau mobilnya merah itu kan ada, kelihatan."
"Inhutani itu kadang-kadang susah. Kenapa dipilih merah? Banyak yang perkebunan-perkebunan sawit, lahan-lahan sawit banyak juga yang menggunakan mobil-mobil double ganda itu warnanya merah gitu."
Jadi, begitulah kira-kira alur pikirnya. Sebuah mobil Rubicon merah bukan sekadar hadiah, tapi lebih seperti stimulus sebuah cara untuk membangkitkan gairah kerja di tengah lahan-lahan sawit yang luas.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi