Sebuah rekaman video yang bocor baru-baru ini menampilkan momen mengejutkan. Mantan Presiden Suriah, Bashar al-Assad, terlihat sedang mengejek Vladimir Putin. Padahal, Putin dan Rusia adalah sekutu paling setia yang membantunya bertahan selama bertahun-tahun perang.
Dalam video itu, Assad yang digulingkan akhir 2024 lalu, tampak santai di dalam sebuah mobil yang melaju. Dia berbicara privat dengan Luna al-Shibl, mantan penanishatnya. Obrolan mereka tak cuma soal Putin, tapi juga menyentuh berbagai tokoh dan peristiwa di Suriah dengan nada yang tak terlalu hormat.
Menurut sejumlah saksi, Al-Shibl sendiri sudah meninggal dunia pada Juli 2024 akibat kecelakaan mobil yang parah. Fakta ini jadi petunjuk bahwa rekaman itu diambil sebelum bulan tersebut, meski tanggal pastinya masih gelap.
Yang ironis, setelah kejatuhannya Desember lalu, Assad justru kabur ke Moskow. Konon, dia masih berada di ibu kota Rusia itu sampai sekarang berlindung di negara yang pemimpinnya dia olok-olok.
Kebocoran ini, yang pertama kali dilaporkan Al Arabia, menyibak dinamika hubungan di lingkaran dalam Assad. Video singkat itu mengungkap bagaimana dia sesungguhnya memandang Putin, sekutu terpentingnya dulu.
Di sisi lain, ini juga menunjukkan betapa rapuhnya loyalitas di panggung politik. Semuanya bisa berubah begitu cepat.
Artikel Terkait
Harga Minyak Fluktuatif di Tengah Eskalasi Konflik AS-Iran, Brent Turun Tipis Usai Reli Tajam
Kementerian Kebudayaan Luncurkan Lomba Video Aku dan Budayaku untuk Dorong Generasi Muda Jadi Kreator Konten Budaya
Gempa M4,2 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Tasikmalaya dan Ciamis
Banjir Lintasan Rendam 199 Rumah di Bogor, 657 Warga Terdampak