"Kita menyaksikan hari-hari ini," tambahnya dengan nada lebih tegas.
"Mereka-mereka yang tak punya jabatan, tak punya tanda tangan untuk menggerakkan anggaran, dan tak punya kantor megah. Tapi, panggilan hati mereka justru bisa menggerakkan ribuan orang lain. Mengajak semua peduli pada nasib saudara yang sedang menderita."
Baginya, itu adalah bukti nyata. Ruang kepercayaan yang ditinggalkan kosong itu kini diberikan publik pada pribadi-pribadi baru.
"Artinya, kita sedang menyaksikan proses pengisian ruang kosong tadi oleh pribadi-pribadi baru. Saya berharap, yang ada di ruangan ini adalah stok pemimpin masa depan. Calon-calon yang akan mengisi kepercayaan untuk kepemimpinan di waktu yang akan datang," pungkas Anies menutup kuliah umumnya.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka