MURIANETWORK.COM - Sebuah video yang menunjukkan puluhan warga menggelar acara tahlilan dan doa bersama di depan kediaman pribadi Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Solo, Jawa Tengah, ramai diperbincangkan di berbagai platform. Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, membenarkan kejadian tersebut terjadi pada pertengahan Januari lalu, seraya menjelaskan konteks kedatangan warga dan agenda Presiden yang berhalangan hadir.
Detik-Detik Doa dan Dukungan untuk Jokowi
Rekaman yang beredar itu menggambarkan suasana khidmat. Sejumlah warga, yang didominasi kalangan santri, duduk bersila memadati jalanan di depan rumah dinas tersebut. Suara lantunan bacaan tauhid dan doa-doa untuk keselamatan serta keberkahan hidup Jokowi terdengar mengisi udara. Kehadiran mereka bukanlah protes, melainkan bentuk dukungan dan penghormatan.
Dalam video, seorang perempuan dengan penuh harap menyampaikan doanya. "Semoga dia panjang umur, diberkahi kehidupannya dan kita semua warga Banyumas mendukung dengan sepenuhnya. Mudah-mudahan beliau kuat menghadapi fitnah, segalanya. Amin ya rabbal alamin," ujarnya.
Konfirmasi Resmi dari Ajudan
AKBP Syarif Fitriansyah secara terbuka mengonfirmasi peristiwa ini. Menurut penjelasannya, acara tersebut berlangsung pada 18 Januari 2026. Kedatangan warga, yang merupakan keluarga besar Pondok Pesantren Hidayatul Khalil dari Banyumas, telah diketahui sebelumnya meski jadwal Presiden Jokowi tidak memungkinkan untuk menerima mereka secara langsung.
"Ya betul (tahlilan). Pada saat tanggal 18 Januari 2026 itu. Kita sambut dan terima surat maupun kehadirannya," jelas Syarif saat dikonfirmasi, Kamis (19/2/2026).
Artikel Terkait
AS Selamatkan Awak F-15 yang Jatuh di Iran Lewat Operasi Rahasia Berisiko Tinggi
AS Klaim Sukses Evakuasi Awak Pesawat Tempur yang Jatuh di Iran, Tepergok Klaim Beda dari Teheran
Pengemudi Taksi Online di Jakarta Dijerat Tiga Pasal Usai Diduga Lakukan Kekerasan Seksual
Saksi Beberkan Aliran Uang Non-Teknis Rp 100 Juta per Tahun untuk Sertifikasi K3 di Kemenaker