"Warga memilih mengungsi lagi karena takut kejadian seperti kemarin terulang, di mana air naik dengan cepat dan sempat menjebak sebagian warga di dalam rumah," tambah Afifullah.
Di sisi lain, situasi di lapangan masih dinamis. Tim BPBD terus berjaga, memantau titik-titik rawan. Mereka sudah berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan. Pesannya jelas: warga di zona genangan harus siap siaga. Jika air mulai naik, segeralah cari tempat yang lebih aman.
Hingga berita ini diturunkan, hujan masih berpotensi mengguyur wilayah tersebut. Afifullah mengingatkan agar kewaspadaan tidak boleh kendur. Sementara itu, pendataan dampak banjir susulan berapa rumah terendam, berapa jiwa mengungsi masih terus dilakukan.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan tetap waspada demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Gempa M 4,3 Guncang Laut dekat Tahuna di Tengah Malam
Kroasia Tolak Ajakan Trump Bergabung dengan Dewan Perdamaian
Sirine Banjir Bekasi Berdentang di Tengah Malam, Ini Penjelasan Wali Kota
Komisi Yudisial Dorong Pemecatan Tiga Hakim Terkait Pelanggaran Etik Berat