Suasana hajatan di Jalan Kelapa Dua, Cilincing, tiba-tiba ricuh Sabtu siang lalu. Bukan karena rebutan amplop, melainkan aksi pencurian motor yang berakhir dengan warga beraksi. Pelaku berinisial AIM (22) akhirnya diamankan, dan yang bikin ngeri, dia ketahuan bawa senjata api.
Menurut Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri, kejadiannya sekitar pukul 13.30 WIB.
"(Pelaku) diduga hendak membawa kabur motor milik seorang tamu hajatan," ujar Bobi, Minggu (7/12/2025).
Korbannya, EW, lagi asyik menghadiri undangan. Motor Honda Stylo-nya diparkir di area yang seharusnya aman. Tapi ternyata tidak. Kabar motor raib pun beredar cepat di antara para tamu.
Nah, di sinilah warga menunjukkan kewaspadaannya. Mereka nggak cuma teriak, tapi langsung bergerak mengejar.
"Warga yang memergoki aksi tersebut langsung melakukan pengejaran dan mengamankan seorang terduga pelaku," jelas Bobi.
Saat digeledah, ternyata senjata api yang dibawa AIM adalah airsoft gun. Lengkap dengan lima butir gotri. Barang itu diduga sengaja dibawa buat nakut-nakuti kalau ada yang berusaha menghalangi.
Polisi pun mengapresiasi langkah warga. Hanya saja, ada catatan penting.
"Kami mengapresiasi respons cepat warga yang membantu mencegah aksi kejahatan. Namun kami tetap mengimbau agar masyarakat mengutamakan keselamatan saat mengamankan pelaku," tuturnya.
Soalnya, urusan dengan pelaku bersenjata, sekalipun senjata palsu, tetap berisiko. AIM kini sudah diamankan di Polsek Cilincing untuk diperiksa lebih lanjut. Tapi ceritanya belum selesai.
Polisi menyebut ada dua orang lagi yang jadi buruan, yaitu UJ dan IY. Keduanya kabur dan diduga tinggal di kawasan Muara Baru, Penjaringan. Mereka sekarang masuk daftar pencarian orang (DPO).
Barang bukti yang berhasil diamankan cukup lengkap: motor Honda Stylo bernopol B-4021-UEN beserta STNK, kopian BPKB, kunci kontak, dan tentu saja, satu pucuk airsoft gun tadi. Untuk kasusnya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
Bobi menutup pernyataannya dengan pesan. "Kami akan terus melakukan pengembangan. Warga diharapkan melapor bila memiliki informasi tambahan."
Jadi, aksi warga Cilincing ini berhasil mencegah satu kejahatan. Meski begitu, polisi mengingatkan, kehati-hatian dan koordinasi dengan aparat tetap yang utama.
Artikel Terkait
Rusia Hantam Zaporizhzhia, 12 Tewas Setelah Gencatan Senjata Sepihak
Dishub Surabaya Ancam Cabut KTA Juru Parkir yang Masih Terima Pembayaran Tunai
JPU Bantah Nadiem Makarim Diinfus saat Sidang, Sebut Kondisinya Sehat Secara Medis
Penertiban Pedagang Tanaman Hias di Danau Bisma Jakarta Utara, Pemerintah Fasilitasi Relokasi ke Kemayoran