"Mari bersolidaritas bagi saudara kita yang terdampak banjir. Hari ini bentuk dari solidaritas kita sudah dapat sumbangan, sampai pagi ini sudah Rp 200 juta lebih, mudah-mudahan ini bisa meringankan saudara kita yang terkena bencana," ujarnya.
Dia melihat momen ini bukan sekadar seremonial. Baginya, peringatan HDI adalah tanda nyata bahwa para penyandang disabilitas punya daya dan kontribusi yang konkret.
"Bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan seluas-luasnya untuk berkarya dan berdaya tanpa batas," tegas Agus.
Harapannya jelas: terciptanya masyarakat yang benar-benar inklusif. Pagi itu di tengah hiruk-pikuk Jakarta, pesan itu bergaung, dibawa oleh setiap langkah kaki dan roda yang bergerak penuh arti.
Artikel Terkait
KPK Tersendat Usut Korupsi Makanan Bayi dan Ibu Hamil Akibat Barang Bukti Hilang
BPBD Agam Siagakan Personel dan Peralatan Antisipasi Bencana Saat Arus Mudik Lebaran
RUU Perampasan Aset Tanpa Vonis Mulai Digodok DPR, Pakar Ingatkan Perlindungan Hak Warga
Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi dan Cianjur Dini Hari, Warga Berlarian Keluar Rumah