Di tengah kemeriahan puncak HUT Partai Golkar, Ketua Umum Bahlil Lahadalia punya usulan yang mengejutkan. Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, ia menggaungkan wacana Koalisi Permanen. Gagasan itu langsung memantik perdebatan. Banyak yang menilainya tak lebih dari utopia, sebuah mimpi yang sulit diwujudkan dalam panggung politik Indonesia yang dinamis.
Agung Baskoro, seorang pengamat politik, termasuk yang skeptis. Baginya, ide koalisi permanen itu masih "imajinasi semu". Ia punya alasan kuat.
"Pola koalisi permanen ini apa ya, masih sebatas imajinasi semu," kata Agung, dihubungi Minggu (7/12/2025).
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran di Stasiun Jakarta Capai 52 Ribu Penumpang per Hari
Harga Sembako Melonjak di Pasar Lebak Jelang Idulfitri 2026
Karyawan Freeport Indonesia Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa di Momen Ramadan
Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran