Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran

- Rabu, 18 Maret 2026 | 13:05 WIB
Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran

Pemerintah bakal main tegas buat pedagang yang banderol harga pangan di atas ketentuan. Itu disampaikan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang menegaskan pengawasan akan diperketat, terutama jelang Ramadan dan Idul Fitri nanti. Intinya, siapa yang nekat langgar Harga Eceran Tertinggi (HET), siap-siap kena sanksi.

“Jadi kawan-kawan semuanya, awak media dan Bapak, Ibu dan semuanya yang ada di seluruh tanah air,” ujar Sudaryono di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2025).

“Manakala ada ditemukan harga tidak sesuai dengan HET, harga lebih tinggi tolong dilaporkan saja, enggak ada masalah. Ada ada nomor teleponnya Lapor Pak Amran misalnya bisa lewat media sosial bisa, mau diviralkan boleh,” tambahnya.

Menurutnya, Presiden Prabowo sendiri memantau perkembangan harga pangan secara intens. Pemantauan itu dilakukan lewat berbagai jalur, mulai dari laporan resmi Kementan, pemberitaan media, hingga riak-riak keluhan yang muncul di media sosial. Semua laporan soal kenaikan harga langsung ditindaklanjuti.

Untuk mengawal ini, sudah dibentuk satgas gabungan. Tim ini nggak main-main, melibatkan banyak pihak; dari Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional, sampai aparat penegak hukum Bareskrim Polri. Tujuannya jelas: memastikan stok lancar dan harga stabil.

“Bagaimana kita memastikan tidak ada oknum yang mencari kesempatan dalam kesempitan, ya apalagi di situasi Ramadan dan Idul Fitri itu kadang-kadang orang mungkula, orang nimbun,” tegas Sudaryono.

“Ancamannya ancaman administratif bisa dicabut izin usahanya atau manakala ada unsur kesengajaan dan ditemukan unsur pidana. Mohon maaf kami tidak bisa tidak bisa mengatakan tidak untuk tidak diusut secara pidana,” jelasnya.

Soal penindakan, pemerintah punya contoh nyata dari kejadian sebelumnya. Sudaryono mengingatkan pelaku usaha agar jangan coba-coba main harga. Komoditas seperti beras, jagung, cabai, dan ayam menyangkut hajat hidup orang banyak. Apalagi di momen bulan puasa dan lebaran, kenaikan harga bisa bikin resah.

“Dan sudah ada beberapa contoh di beberapa tempat dan di waktu-waktu yang lampau, siapa yang melanggar akan ditindak tegas. Karena apa? Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” pungkasnya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler