Usai dari Sumut, perhatian dialihkan ke Sumatera Barat. Dengan menggunakan helikopter, Jenderal Tandyo terbang menuju Nagari Salareh Air di Kabupaten Agam, wilayah lain yang juga luluh lantak diterjang banjir bandang.
Dari udara, kerusakan terlihat jelas. Begitu mendarat, ia kembali terjun melihat kondisi riil warga serta sarana yang rusak.
"Wapang TNI melihat langsung kondisi masyarakat, sarana dan prasarana pasca bencana dan mendengarkan laporan mengenai kondisi terkini daerah terdampak, jumlah korban, serta kebutuhan mendesak masyarakat,"
tutur Agung Saptoadi menjelaskan.
Intinya, kata dia, sang Wakil Panglima ingin memastikan sendiri situasi di titik-titik terdampak. Sekaligus, memeriksa kesiapan pasukan TNI dalam mendukung operasi pencarian dan penanganan bencana secara menyeluruh. Di tengah cuaca yang tak menentu, upaya ini harus terus bergulir cepat.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Rute Pelarian dan Ganti Baju Pelaku Penyiraman Andrie Yunus
Jakarta Method: Sejarah Gelap Ibu Kota sebagai Sandi Perang Dingin
Lebaran 2026: 189 Ribu Kendaraan Telah Melintasi Cirebon di Aroma Mudik
Putra Ali Khamenei Dievakuasi ke Rusia untuk Operasi Darurat