Ia menegaskan, narasi yang menyebut sang bupati 'kabur' saat rakyatnya susah adalah tidak tepat. Menurut Denny, Mirwan sudah turun langsung ke lokasi bencana sebelum akhirnya berangkat.
Mirwan disebut telah mengunjungi sejumlah titik terdampak, seperti Trumon Raya dan Bakongan Raya. Di sana, ia tak cuma melihat kondisi, tapi juga turun tangan menyalurkan bantuan logistik untuk warga.
"Dan memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah langsung tanpa kurang suatu apa pun," tambahnya.
Namun begitu, penjelasan itu rupanya belum cukup meredam kecaman. Banyak yang mempertanyakan timing-nya, merasa momentumnya kurang pas. Pencopotan dari posisi partai dan rencana pemeriksaan oleh Kemendagri menunjukkan betapa seriusnya dampak dari keputusan sang bupati ini.
Artikel Terkait
29 RT Masih Tergenang, Warga Ibu Kota Bertahan di Pengungsian
Gempa 4,6 SR Guncang Nias Utara Dini Hari
Putin dan Larijani Bahas Aliansi di Kremlin Saat Ancaman AS ke Iran Menggantung
Trump: Iran Ingin Berunding, Tapi Batas Waktu Rahasia Sudah Ditetapkan