Ia menegaskan, narasi yang menyebut sang bupati 'kabur' saat rakyatnya susah adalah tidak tepat. Menurut Denny, Mirwan sudah turun langsung ke lokasi bencana sebelum akhirnya berangkat.
Mirwan disebut telah mengunjungi sejumlah titik terdampak, seperti Trumon Raya dan Bakongan Raya. Di sana, ia tak cuma melihat kondisi, tapi juga turun tangan menyalurkan bantuan logistik untuk warga.
"Dan memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah langsung tanpa kurang suatu apa pun," tambahnya.
Namun begitu, penjelasan itu rupanya belum cukup meredam kecaman. Banyak yang mempertanyakan timing-nya, merasa momentumnya kurang pas. Pencopotan dari posisi partai dan rencana pemeriksaan oleh Kemendagri menunjukkan betapa seriusnya dampak dari keputusan sang bupati ini.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka