“Jadi yang pertama menemukan itu adik saya (bilang) ‘Bang, ada bayi’,” ujar Maulana menceritakan detik-detik penemuan.
Kondisi Saat Ditemukan
Maulana pun segera mendekat. Benar saja, dari balik lumpur, terlihat sesosok bayi mungil. Separuh badannya terkubur, tubuhnya tertutup lumpur pekat. Yang membuatnya terkesan, bayi itu sama sekali tidak menangis.
“Bayi itu nggak menangis (pas ditemukan), tapi dia kaget, cuma (bayi itu) nggak nangis, nggak ada suaranya. Bayi itu agak kaku sewaktu ditemukan,” jelasnya.
Di sisi lain, kondisi kaku dan diamnya Fathan justru menjadi tanda lain dari keajaiban. Bayi itu ditemukan dalam keadaan hidup. Selamat dari maut, setelah berjuang sendirian di tengah keganasan alam. Sebuah mukjizat kecil di antara kepiluan yang begitu besar.
Artikel Terkait
Menteri Ekraf Dukung NTB Kembangkan Event Berbasis IP dan Sekolah Coding Internasional
PUPR Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional untuk Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026
Status Gunung Tambora Dinaikkan ke Level Waspada, Warga Dilarang Mendekat
PAN Copot Bupati Rejang Lebong Usai Terjaring OTT KPK