Video yang memperlihatkan aksi pemukulan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) oleh sejumlah ojek pangkalan (opang) ramai beredar di media sosial. Kejadiannya bermula ketika sang driver ojol hendak menjemput penumpang di sekitar Stasiun Duri, Jakarta Barat.
Dalam rekaman itu, terlihat jelas beberapa orang menghajar ojol tersebut. Yang memilukan, korban sama sekali tidak melawan. Dia coba terus melaju, meski sempat terhenti karena pukulan yang menghujam.
Di sisi lain, tampak seorang perempuan diduga calon penumpang ojol berusaha menengahi. Dengan gestur tangan, dia berulang kali meminta para opang itu untuk menghentikan aksi kekerasannya.
Merespons video viral itu, Polsek Tambora langsung turun tangan. Mereka bergerak cepat pada Kamis (4/12) untuk memeriksa lokasi kejadian. Dipimpin oleh Wakapolsek AKP Sudargo dan Kanit Reskrim AKP Sudrajat Djumantara, tim berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku.
Keduanya lantas dibawa ke Mapolsek untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, polisi menyimpulkan insiden ini dipicu kesalahpahaman soal wilayah penjemputan penumpang di depan stasiun.
Namun begitu, alasan lain juga mengemuka. Kedua pengemudi opang itu mengaku sedang emosional. Pasalnya, penghasilan mereka belakangan ini terus merosot.
“Penghasilan sekarang juga lagi susah, makanya pas lihat ada yang begitu, saya khilaf langsung mukul helmnya,”
kata salah seorang pelaku, RU, seperti dikutip dari keterangan Polsek Tambora pada Sabtu (6/12/2025).
Artikel Terkait
Jasa Raharja Pastikan Jaminan Penuh bagi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Satu Jalur di Stasiun Bekasi Timur Kembali Beroperasi Usai Tabrakan Argo Bromo dan KRL
Tabrakan KRL dan Kereta Argo Bromo di Bekasi Timur, Kapolda Metro Jaya Turun Langsung ke Lokasi
Tiga Atlet Tembus Batas Dua Jam di London Marathon, Cetak Rekor Dunia Baru