Di hadapan ribuan kader yang memadati Istora Senayan, Presiden Prabowo Subianto berbicara tentang capaian program andalannya. Suaranya terdengar lantang, penuh keyakinan. Program Makan Bergizi Gratis, menurutnya, tak lagi sekadar wacana. Program itu kini benar-benar merambah sampai ke sudut-sudut terpencil negeri.
“Saudara-saudara, hari ini sudah 49 juta makanan tiap hari, mulut, 49 juta penerima manfaat tiap hari,” ujar Prabowo tegas.
Angka itu, baginya, bukan sekadar statistik. Dia lantas memberi gambaran yang lebih nyata. Bayangkan saja, jumlah orang yang kita beri makan setiap harinya itu setara dengan memberi makan seluruh penduduk Singapura tapi dikali tujuh. Sungguh sebuah angka yang sulit dibayangkan.
“Lebih dari 7 kali Singapura kita kasih makan setiap hari, saudara-saudara. Dan sampai di pelosok-pelosok, di tempat-tempat terpencil kita berhasil untuk masuk,” tambahnya.
Pernyataan itu disampaikannya dalam acara doa bersama puncak HUT Golkar, Jumat lalu. Momentum politik itu dimanfaatkannya untuk menyampaikan laporan perkembangan program tersebut.
Namun begitu, Prabowo tak menampik bahwa jalan yang ditempuh tidak mulus. Menggelontorkan makanan bergizi untuk puluhan juta orang setiap hari jelas bukan pekerjaan sederhana. Butuh koordinasi yang luar biasa rumit.
“Ini bukan kegiatan main-main, ini bukan kegiatan yang gampang,” katanya.
Dia bahkan menyebut upaya ini sebagai sebuah prestasi logistik yang mungkin tak ada tandingannya di dunia dalam beberapa tahun terakhir. Sebuah klaim yang tentu ingin ditegaskannya di hadapan publik.
Hingga saat ini, menurut data yang dia sampaikan, penerima manfaat program itu telah mencapai 49 juta orang. Sebuah pencapaian yang terus digenjot distribusinya, meski tantangan di lapangan pasti selalu ada.
Artikel Terkait
Mertua dan Menantu Jadi Kurir Sabu, Selundupkan Narkoba ke Lapas Kedungpane
Dr. Oky Pratama Jalani Pemeriksaan di Polda Jabar Terkait Unggahan Mafia Skincare Richard Lee, Bantah Isu Buzzer
Pria Diduga Lecehkan Anak Laki-laki di Cakung Diamuk Warga, Polisi Limpahkan ke Satuan PPA
Zelensky Tawarkan Azerbaijan sebagai Tempat Perundingan Damai dengan Rusia