Akses vital bagi empat desa di Pandeglang, Banten, mendadak terputus. Jembatan penghubung di Desa Sinarjaya, Kecamatan Mandalawangi, ambruk begitu saja.
Peristiwa itu terjadi Sabtu lalu, 30 Januari. Menurut cerita warga di sana, hujan deras mengguyur kawasan itu sebelum akhirnya struktur jembatan itu tak lagi mampu menahan beban.
Agis, salah seorang warga setempat, mengonfirmasi kejadian tersebut. Dia bilang, meski bikin kaget, untungnya tak ada korban jiwa.
"Sementara ini diduga karena curah hujan yang deras, dan jembatan sudah tua," ujar Agis, Minggu (1/2).
Dampaknya langsung terasa. Empat desa Sinarjaya, Panjang Jaya, Cikumbuen, dan Ramai kini terisolasi. Aktivitas warga yang biasa melintas untuk urusan kerja, sekolah, atau sekadar membeli kebutuhan pokok, jadi serba terhambat.
Di sisi lain, pihak berwenang sudah bergerak. Roni, Plt Kepala DPUPR Pandeglang, menyebut jembatan itu usianya sudah cukup tua, dibangun sejak 1994. Artinya, umurnya sudah menginjak 31 tahun.
Artikel Terkait
Di Balik Retorika Panas, Iran dan AS Diam-diam Lanjutkan Negosiasi
Polda Metro Jaya Cegah Indah Megahwati ke Luar Negeri Terkait Kasus Korupsi Kementan
Pekerja Migran Indonesia Tewas di Kapal Korea, Pemerintah Janji Kawal Hak Keluarga
Red Notice Interpol Terbit, Ruang Gerak Tersangka Korupsi Minyak Riza Chalid Dikepung