Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan kita semua. Awal Desember nanti, sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat yang bisa memicu banjir. Masyarakat, khususnya yang rumahnya di daerah rawan, harus benar-benar waspada.
Peringatan dini ini berlaku sampai tanggal 10 Desember 2025. BMKG bahkan sudah memetakan daerah-daerah mana saja yang masuk status 'waspada', 'siaga', hingga 'awas'. Tak cuma itu, prediksi wilayah dengan potensi banjir kategori tinggi sepanjang Desember juga sudah dirilis. Mari kita simak detailnya.
Status Awas hingga Waspada: Siapa Saja yang Kena?
Untuk periode 1-10 Desember, peta kewaspadaan sudah dibagi BMKG. Status tertinggi, 'Awas', diberikan untuk beberapa kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur. Artinya, ancaman hujan sangat ekstrem dan langkah antisipasi mendesak untuk dilakukan.
Lalu, ada status 'Siaga'. Ini berlaku untuk sejumlah wilayah di Papua dan Papua Barat.
Nah, untuk kategori 'Waspada', daftarnya lebih panjang. Wilayahnya tersebar mulai dari Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, kembali ke NTT, lalu merambah Kalimantan (Barat, Selatan, Tengah, Timur), Sulawesi Selatan, dan Papua Barat. Jadi, cakupannya cukup luas.
Zona Merah Potensi Banjir Desember Ini
Di sisi lain, BMKG punya prediksi khusus untuk ancaman banjir kategori tinggi sepanjang bulan Desember 2025. Ini perlu jadi perhatian serius, baik bagi pemda setempat maupun warga biasa.
Berdasarkan data yang dirilis, titik-titik rawan banjir itu tersebar di berbagai pulau.
Di Pulau Jawa, misalnya, waspadai beberapa kecamatan di Pandeglang seperti Carita dan Cikeusik. Lalu ada juga titik di Cirebon (Dukupuntang) dan Sukabumi (Cibitung, Surade).
Gerak ke Pulau Sulawesi, daftarnya makin banyak. Mulai dari Gowa (Pattallasang, Parangloe), Kota Makassar (Biringkanaya, Bontoala), Maros, Pangkep, Bone, Takalar, hingga kepulauan seperti Tanimbar dan Sangihe masuk dalam radar.
Pulau Sumatra juga tidak luput. Beberapa kecamatan di Bangka, Bangka Barat, dan Belitung disebut punya potensi tinggi.
Wilayah Kalimantan yang masuk daftar antara lain Ketapang (Delta Pawan), Landak (Air Besar), Sanggau, dan Bengkayang.
Terakhir, kawasan Indonesia Timur seperti Maluku Tenggara, Mimika (Iwaka, Kuala Kencana), dan Tual juga perlu siaga.
Intinya, jika Anda tinggal di daerah-daerah tadi, apalagi dekat sungai atau lereng bukit, jangan lengah. Pantau terus info terbaru dari BMKG dan siapkan langkah-langkah pencegahan sejak dini. Cuaca lagi tak menentu, jadi lebih baik berjaga-jaga.
Artikel Terkait
Jasa Raharja Pastikan Jaminan Penuh bagi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Satu Jalur di Stasiun Bekasi Timur Kembali Beroperasi Usai Tabrakan Argo Bromo dan KRL
Tabrakan KRL dan Kereta Argo Bromo di Bekasi Timur, Kapolda Metro Jaya Turun Langsung ke Lokasi
Tiga Atlet Tembus Batas Dua Jam di London Marathon, Cetak Rekor Dunia Baru