"Saya sudah memerintahkan penyelidikan segera atas kesalahan ini," ujarnya.
Al-Sudani menambahkan, posisi Irak dalam isu kemanusiaan dan politik terkait agresi terhadap rakyat di Lebanon atau Palestina adalah prinsipil. "Posisi ini tidak boleh dilebih-lebihkan," tegasnya.
Jadi, semuanya kembali seperti semula. Nama Hizbullah dan Houthi akan dicoret dari daftar. Dan pemerintah Irak berusaha mengurai simpul kebingungan yang sempat timbul.
Artikel Terkait
Kompolnas Tinjau Kesiapan Polda Sumsel Hadapi Arus Mudik Lebaran
Lalu Lintas Mudik di Tol Situbondo Barat Meningkat Lebih dari 40 Persen
ASDP Hapus Aturan Geofencing, Tiket Kapal Kini Bisa Dibeli dari Mana Saja
FORMAS Buka Kantor di Beijing untuk Perkuat Jembatan Investasi Indonesia-China