"Pemerintah Jakarta betul-betul menggunakan data untuk melakukan kebijakan. Termasuk pemompaan yang kami lakukan sejak awal," tegasnya.
Selain mengandalkan pompa, ada upaya lain yang terus digenjot: modifikasi cuaca. Menurut Pramono, operasi ini sudah beberapa kali dijalankan dan hasilnya cukup membantu meredam ancaman banjir.
"Modifikasi cuaca membantu sekali agar tidak terjadi banjir seperti kalau kita tidak lakukan. Itu sudah kita lakukan beberapa kali," ucapnya.
Lantas, apakah hari ini operasi serupa dilakukan? Ternyata tidak. Pramono menyebut curah hujan masih belum mencapai level yang memadai. Meski demikian, dia sudah memerintahkan timnya untuk siaga penuh. Instruksinya jelas: langsung bertindak jika ada indikasi hujan ekstrem.
"Kebetulan curah hujannya nggak tinggi. Tetapi kalau ada curah hujan di atas 200, saya sudah perintahkan untuk dilakukan modifikasi cuaca," imbuh Gubernur.
Harapannya, kondisi rob bisa normal dalam waktu dekat. Pramono juga mengingatkan warga untuk tetap waspada, terlebih dengan cuaca yang tak menentu jelang akhir tahun ini.
Artikel Terkait
Warga Bogor Berhamburan Usai Pria Bawa Golok Mengamuk di Permukiman
Presiden Prabowo Perintahkan Pembersihan Pasar Modal, Saham Gorengan Jadi Sasaran
Presiden Prabowo Kirim Pesan Langsung ke Pasar: Jangan Panik, Fondasi Kita Kuat
Guncangan di OJK: Empat Pucuk Pimpinan Serentak Mengundurkan Diri