Ia merujuk pada arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meminta seluruh jajarannya bergotong royong.
Nah, soal barang kirimannya sendiri cukup beragam. Ada handuk, selimut, lalu popok bayi berbagai ukuran. Tak lupa makanan seperti mi instan dan makanan cepat saji untuk kondisi darurat. Semuanya sudah diberangkatkan sehari sebelumnya, Kamis (4/12), menggunakan pesawat kargo. Pengiriman ini diatur bareng Korpolairud Baharkam Polri, Bareskrim, dan Itwasum Polri.
Di lokasi, nantinya Kapolda setempat Sumut, Sumbar, dan Aceh yang akan menerima dan mendistribusikan bantuan tersebut.
Iqbal memastikan, prioritas penyaluran adalah daerah yang paling parah terkena dampak, seperti area banjir dan longsor. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kesulitan yang dihadapi masyarakat sekaligus menguatkan semangat mereka untuk pulih," tuturnya.
Di sisi lain, semangat kebersamaan ini rupanya punya latar belakang yang kuat. Sebab, banyak perwira tinggi Polri saat ini berasal dari angkatan yang sama, Akpol 91. Sebut saja Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Irwasum Komjen Wahyu Widada, hingga Kabareskrim Komjen Syahar Diantono. Mereka semua satu angkatan. Faktanya, Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen Fadil Imran dan Kakorpolairud Irjen R. Firdaus Kurniawan juga termasuk di dalamnya. Jadi, bantuan ini seperti sebuah gerakan dari satu keluarga besar.
Artikel Terkait
Ombudsman RI Kooperatif Usai Digeledah Kejagung
MK Tolak Gugatan Roy Suryo Cs yang Minta Pengecualian Pasal KUHP dan UU ITE
Pemerintah Andalkan Perjanjian ART Hadapi Investigasi Dagang AS
Stasiun Pasar Senen Padat Pemudik, Penumpang Terpaksa Duduk Lesehan