Pendataan korban banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera masih terus dilakukan. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengaku belum punya angka pasti, tapi situasinya cukup parah. Bahkan, ada laporan bahwa beberapa desa hilang begitu saja disapu arus.
Menteri Yandri Susanto mengungkapkan hal itu di kantornya, Kamis lalu. Menurutnya, timnya masih bekerja keras memvalidasi data dari daerah-daerah yang terdampak, terutama Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Yang mengerikan, beberapa permukiman disebut lenyap. Penyebabnya, lokasi desa-desa itu ternyata berubah menjadi aliran sungai utama setelah bencana menerjang.
Soal jumlah pastinya? Itu masih jadi tanda tanya. Yandri mengakui kendala komunikasi dan jaringan yang terputus membuat pendataan tak mudah. Meski begitu, dia memperkirakan ratusan desa terdampak.
Artikel Terkait
Tanah Bergerak di Bogor, 11 Rumah Rusak Diterjang Hujan
Kemarahan Demokrat Picu Shutdown Pemerintahan AS
Cilegon Terendam Lagi, Jalan Raya Anyer Lumpuh Total
Trump Beri Tenggat Rahasia, Iran Dihadapkan Pilihan: Meja Perundingan atau Armada AS