Pendataan korban banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera masih terus dilakukan. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengaku belum punya angka pasti, tapi situasinya cukup parah. Bahkan, ada laporan bahwa beberapa desa hilang begitu saja disapu arus.
Menteri Yandri Susanto mengungkapkan hal itu di kantornya, Kamis lalu. Menurutnya, timnya masih bekerja keras memvalidasi data dari daerah-daerah yang terdampak, terutama Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Yang mengerikan, beberapa permukiman disebut lenyap. Penyebabnya, lokasi desa-desa itu ternyata berubah menjadi aliran sungai utama setelah bencana menerjang.
Soal jumlah pastinya? Itu masih jadi tanda tanya. Yandri mengakui kendala komunikasi dan jaringan yang terputus membuat pendataan tak mudah. Meski begitu, dia memperkirakan ratusan desa terdampak.
Artikel Terkait
Penyidik Riau Gali Ruh Hukum Baru dalam Forum Kolaboratif
Kaesang Pangarep Siap Peras Darah Demi Kemenangan PSI di 2029
Ma Dong-seok dan Lisa BLACKPINK Bikin Heboh, Syuting Film di Jakarta Libatkan Rekayasa Lalu Lintas
Kaesang Menangis di Hadapan Kader, Berjanji Besarkan PSI