Akibatnya, sejak pagi tadi pintu air Pasar Ikan sudah berada pada status Siaga 1. Genangan pun muncul di berbagai titik. BPBD sendiri memperkirakan peringatan banjir rob ini akan berlangsung hingga 10 Desember 2025.
Dari data yang ada, wilayah Kepulauan Seribu menjadi yang paling terdampak. Tercatat 13 RT di sana kebanjiran dengan ketinggian air antara 10 hingga 20 sentimeter. Semuanya masih dalam proses penanganan tim.
Di Jakarta Utara, tepatnya di Kelurahan Pluit, tiga RT terendam dengan genangan yang cukup bervariasi. Ketinggian airnya antara 10 sentimeter sampai yang paling dalam mencapai setengah meter.
Tak hanya permukiman, lalu lintas juga terganggu. Tiga ruas jalan terpaksa digenangi air. Dua di antaranya berada di Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, yaitu Jalan Magot dan Elbok serta area depan Puskesmas.
Satu jalan lagi yang terdampak cukup parah ada di Jakarta Utara. Jalan RE. Martadinata, yang terletak di depan Jakarta International Stadium (JIS), Kelurahan Papanggo, terendam air setinggi 40 sentimeter. Sampai berita ini diturunkan, situasi di semua lokasi masih ditangani oleh petugas terkait.
Artikel Terkait
Puncak Arus Mudik di Pandeglang Diprediksi Terjadi Besok
Tito Janji Kawal Pemulihan Lahan Pertanian dan Tambak di Sumatera Pascabencana
Warga Tangerang Laporkan Penganiayaan ke Polisi Usai Kucing Peliharaan Dijaring dan Diancam Dibuang ke Penangkaran Buaya
Pemerintah Kaji Pemotongan Gaji Pejabat dan Anggota DPR untuk Antisipasi Krisis Global