Kabupaten Aceh Barat masih berjuang melawan genangan air. Di tengah upaya penanganan banjir yang terus digencarkan, ada satu hal yang mencuri perhatian: layanan kesehatan gratis yang dijalankan oleh Polri untuk para korban. Mereka benar-benar turun ke lapangan, mendatangi warga satu per satu.
Menurut sejumlah saksi, sejak Selasa lalu, tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Aceh Barat sudah blusukan. Mereka tidak menunggu warga datang. Justru, dokter-dokter mitra bersama personel kesehatan itu yang mendatangi rumah-rumah warga. Tujuannya jelas: memastikan setiap orang, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak, mendapat pertolongan medis secepatnya.
“Pelayanan ini kami lakukan secara proaktif,” ujar Muhammad Ali Imran, Kasi Dokkes Polres Aceh Barat, yang mewakili Kapolres AKBP Yhogi Hadisetiawan.
“Ini bagian dari komitmen kami. Polri akan selalu di depan untuk memastikan masyarakat selamat dan dapat layanan terbaik,” tegasnya.
Pendekatan langsung ini memang terasa berbeda. Di wilayah yang masih tergenang, kehadiran seragam hijau dan putih itu bukan cuma soal keamanan. Mereka membawa stetoskop dan obat-obatan, sebuah bentuk perlindungan yang lebih manusiawi di saat darurat.
Apresiasi pun datang dari pimpinan. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menilai gerak jajaran Polda Aceh responsif dan tepat sasaran. Sementara Kapolda Aceh, Irjen Marzuki Ali Basyah, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama, apalagi dalam situasi bencana seperti ini.
Selain pemeriksaan, warga juga mendapat obat sesuai kebutuhan. Tak lupa, edukasi kesehatan diberikan untuk mengantisipasi ancaman penyakit yang kerap muncul pasca-banjir, akibat lingkungan yang lembab dan tidak sehat.
Layanan ini rencananya akan terus berlanjut. Polres Aceh Barat berjanji akan memantau situasi dengan intens, memastikan bantuan kesehatan tetap mengalir seiring dengan surutnya genangan air.
Artikel Terkait
Hakim Minta Ahli Kimia Hadir di Sidang Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Oditur Masih Pertimbangkan
Sidang Korupsi Nadiem Makarim Memanas, Ahli BPK Kritik Metode Audit Kerugian Negara
Persib Hormati Keputusan Liga Indonesia, Laga Tandang Lawan Persija Resmi Pindah ke Samarinda
Tanah Longsor di Tapanuli Utara Akibat Hujan Deras, Dua Orang Tewas dan Jalan Nasional Putus