Nanda, salah seorang warga, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
"Di sini kan banjir besar kemarin, banyak yang ngungsi. Udah siap (selesai) banjir, malah BBM langka. Mau kerja pun kan susah," ujarnya.
Kata dia, kinerja pemerintah dinilai tak sigap. Persoalan transportasi yang seharusnya diantisipasi justru dibiarkan berlarut, menambah beban warga yang sedang berusaha bangkit.
Artikel Terkait
Pezeshkian Ucapkan Terima Kasih ke Putin, Tuding AS dan Israel Campuri Urusan Dalam Negeri Iran
Banjir Pandeglang Surut, Warga Keluhkan Krisis Logistik dan Air Bersih
Kominfo Soroti Akar Masalah Keamanan Siber: Sistem Tua dan Kelalaian Manusia
MKGR Resmi Umumkan Susunan Baru, 250 Pengurus Siap Kawal Agenda Pemerintah