Korpri Tegaskan Siaga Bencana di HUT ke-54, Seraya Bantuan Rp19 Miliar Mengalir ke Sumatera

- Senin, 01 Desember 2025 | 12:15 WIB
Korpri Tegaskan Siaga Bencana di HUT ke-54, Seraya Bantuan Rp19 Miliar Mengalir ke Sumatera

Senin pagi (1/12) lalu, halaman Kementerian Sosial di Jakarta Pusat tampak berbeda. Para pegawai berkumpul dengan seragam Korpri mereka, mengikuti upacara yang digelar untuk memperingati HUT ke-54 organisasi itu. Suasana khidmat terasa, meski sang Menteri, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, tidak hadir. Beliau sedang mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Upacara itu sendiri dipimpin oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Mira Riyati Kurniasih. Di hadapan seluruh staf, Mira membacakan amanat resmi dari Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrulloh.

Tahun ini, tema yang diusung adalah "Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri Mewujudkan Indonesia Maju". Intinya jelas: komitmen untuk menjaga soliditas dan profesionalisme ASN. Korpri disebut-sebut sebagai pilar birokrasi yang harus tetap netral, tapi juga lincah beradaptasi. Pelayanan publik yang cepat dan responsif jadi tuntutan utamanya.

Namun begitu, ada penekanan khusus yang terasa sangat kontekstual. Amanat tersebut menyoroti pentingnya "Korpri Siaga". Istilah ini merujuk pada kesiapsiagaan aparatur sipil negara dalam menangani bencana. Memang, intensitas bencana di sejumlah daerah belakangan ini makin meningkat. Karena itulah, penguatan kompetensi dan budaya kerja responsif ditekankan sebagai bagian dari tekad kesiapsiagaan mereka.

Momentum peringatan ini terasa relevan. Di Sumatera, misalnya, sejumlah wilayah masih berjuang pulih dari musibah. Data terbaru dari Kemensos hingga 30 November 2025 mencatat, bantuan logistik dan natura senilai lebih dari Rp19 miliar telah disalurkan. Sasaran utamanya adalah warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Bantuan itu mengalir melalui berbagai saluran. Mulai dari bufferstock di gudang dan sentra, hingga dinas sosial di daerah. Yang menarik, dapur umum yang dibangun bahkan sanggup memproduksi sampai 88.000 bungkus makanan per harinya. Angka yang tidak kecil.

Pada akhirnya, semangat dari HUT ke-54 Korpri ini dimaknai sebagai penguatan komitmen. Komitmen bahwa negara, melalui para ASN-nya, harus benar-benar hadir untuk masyarakat. Terutama di saat-saat paling sulit, ketika bencana datang menghantam.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar