Rapat digelar di Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta Pusat, Selasa lalu. Suasana ruang rapat terlihat serius namun penuh kolaborasi. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memimpin langsung pertemuan yang dihadiri seluruh perwakilan kementerian dan lembaga Kabinet Merah Putih ini.
Dia tak sendirian. Tampak mendampingi, Wakil Mensesneg Bambang Eko Suhariyanto dan Juri Ardiantoro, plus Seskemensetneg Setya Utama. Yang menarik, Wamenkeu Suahasil Nazara juga hadir, menunjukkan betapa pentingnya agenda ini.
Inti pembicaraannya jelas: belanja negara harus lebih efisien. Pras, begitu dia biasa disapa, mendorong semua kementerian untuk memperbaiki pola pengeluaran anggaran. Soalnya, uang rakyat harus benar-benar berdampak, bukan sekadar habis dibelanjakan.
Di sisi lain, dia juga menyoroti satu masalah klasik: tumpang tindih program.
"Pembahasan ini turut memperhatikan evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2025 serta penyesuaiannya dengan prioritas Presiden untuk anggaran tahun 2026,"
Begitu bunyi keterangan yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @prasetyo_hadi28, sehari setelah rapat. Unggahan itu sekaligus menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan ini.
Jadi, selain efisiensi, Pras menekankan pentingnya sinergi. Antar kementerian dan lembaga harus kompak. Jangan sampai kebijakan yang satu malah bertabrakan dengan yang lain, apalagi untuk program lintas sektor. Semua harus berjalan seirama, demi hasil yang nyata buat masyarakat.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi