"Rasanya udah enggak bisa lagi, terutama karena dia tidak bisa menerima anak-anak saya."
Ancaman Penculikan yang Dianggap Remeh
Lebih jauh, Arum mengungkap sebuah pola mengerikan. Sepanjang tahun 2024, Alex kerap melontarkan ancaman akan menculik Alvaro. Saat itu, ancaman itu tidak dianggap serius.
"Dia pernah bilang begitu. Waktu itu saya kira cuma bercanda, masa iya terjadi? Soalnya dia bilang, 'nih anak lu lagi sama gue', padahal Alvaro lagi asyik jajan dan main saja," tuturnya.
Kenyataan pahitnya, ancaman yang dianggap lelucon itu berujung bencana. Arum sama sekali tidak menyangka Alex akan tega membunuh putranya.
Di sisi lain, sifat pemarah Alex rupanya tidak hanya berwujud ancaman. Arum mengaku sering mengalami kekerasan fisik selama tinggal bersamanya. Namun, dia memilih untuk bungkam, menyimpan semua luka itu sebagai rahasia dapur rumah tangga yang tak pantas diumbar.
Artikel Terkait
Trump Klaim Moralitas Pribadi Lebih Penting daripada Hukum Internasional
KPK Hentikan Tradisi Pamer Tersangka, Rompi Oranye Tak Lagi Muncul di Konpers
Pramono Anung Ziarah ke Makam MH Thamrin, Serukan Persatuan Kaum Betawi
Google Bantah Keterkaitan Investasi Gojek dengan Skandal Chromebook Kemendikbud