Keesokan harinya, dia pun memutuskan untuk memeriksa sendiri. Dan benar saja, di bagian atas kamar mandi itu, terpasang sebuah perangkat CCTV. Tindakan pemilik kos yang juga seorang camat ini jelas melampaui batas.
Merasa hak privasinya dilanggar, RI tak tinggal diam. Dia langsung menyebarkan kabar ini ke rekan-rekan kos lainnya, yang kemudian bersama-sama mendatangi DR untuk meminta pertanggungjawaban. Awalnya, sang camat berusaha mengelak dan membantah tuduhan tersebut.
Namun begitu, pengelakannya tidak diterima oleh para korban. Mereka pun mengambil langkah tegas dengan melaporkan kejadian ini ke Mapolres Padang Panjang.
Saat ini, DR masih menjalani proses pemeriksaan intensif. Di hadapan penyidik, ia akhirnya mengaku perbuatannya. Bahkan, rekaman dari kamera tersembunyi itu disimpannya di dalam ponsel pribadinya. Kasus ini masih terus diselidiki untuk mengungkap motif dan sejauh mana dampak dari aksi tak terpuji ini.
Artikel Terkait
Medvedev Peringatkan Kebijakan Trump Bisa Picu Perang Dunia III
Tiga Pejudi Sabung Ayam Masih Hilang Usai Terjun ke Sungai Ketiwon
FN Pordasi Gencarkan Sosialisasi dan Kompetisi Empat Cabang Berkuda
Serangan AS-Israel Tewaskan 555 Warga Sipil Iran, 200 di Antaranya Anak-anak