Keesokan harinya, dia pun memutuskan untuk memeriksa sendiri. Dan benar saja, di bagian atas kamar mandi itu, terpasang sebuah perangkat CCTV. Tindakan pemilik kos yang juga seorang camat ini jelas melampaui batas.
Merasa hak privasinya dilanggar, RI tak tinggal diam. Dia langsung menyebarkan kabar ini ke rekan-rekan kos lainnya, yang kemudian bersama-sama mendatangi DR untuk meminta pertanggungjawaban. Awalnya, sang camat berusaha mengelak dan membantah tuduhan tersebut.
Namun begitu, pengelakannya tidak diterima oleh para korban. Mereka pun mengambil langkah tegas dengan melaporkan kejadian ini ke Mapolres Padang Panjang.
Saat ini, DR masih menjalani proses pemeriksaan intensif. Di hadapan penyidik, ia akhirnya mengaku perbuatannya. Bahkan, rekaman dari kamera tersembunyi itu disimpannya di dalam ponsel pribadinya. Kasus ini masih terus diselidiki untuk mengungkap motif dan sejauh mana dampak dari aksi tak terpuji ini.
Artikel Terkait
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror Bom Molotov ke Rumah DJ Donny
Genangan di Sunter dan Kelapa Gading Mulai Surut, Lalu Lintas Berangsur Normal
Putra Mahkota di Pengasingan: Reza Pahlavi dan Mimpi Transisi Iran yang Terus Menggelora
PDIP Tegaskan Diri Sebagai Penyeimbang, Desak Pencegahan Otoritarian Populis