Setelah sepuluh hari yang melelahkan, tim SAR gabungan akhirnya menghentikan operasi pencarian korban longsor di Dusun Situkung, Banjarnegara. Padahal, masih ada sebelas orang yang dinyatakan hilang dan belum berhasil ditemukan.
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, mengonfirmasi penghentian ini melalui sebuah keterangan tertulis.
"Pencarian yang dimulai pada awal kejadian, Minggu, 16 November 2025 lalu, akhirnya di hari ke-10 ini resmi dihentikan," ujarnya.
Hari terakhir operasi setidaknya masih membawa sedikit 'hasil'. Lima korban berhasil dievakuasi dalam rentang waktu yang singkat, antara pukul satu lebih dua puluh hingga pukul setengah tiga sore. Temuan ini seperti secercah harapan setelah dua hari berturut-turut tim tak menemukan satu pun korban.
Menurut Budiono, kelima korban yang ditemukan di sektor A2 itu berasal dari satu keluarga. Dari kesaksian kerabat, mereka terlihat berlari menyelamatkan diri saat tanah bergerak.
Artikel Terkait
Menko Agus: Pembangunan Infrastruktur Harus Sediakan Ruang Kreatif bagi Generasi Muda
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Pasaman Barat, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Imsak di Bandung Hari Ini Pukul 04.29 WIB, Subuh 04.39 WIB
Kejaksaan Hentikan Penyidikan Kasus Guru Honorer Probolinggo