Pernyataan itu sejalan dengan catatan Program Vulkanisme Global Smithsonian Institution. Mereka menyatakan gunung ini tak pernah meletus sepanjang era Holosen, yang dimulai sekitar 12.000 tahun silam, tepat di ujung Zaman Es terakhir.
Gunung berapi setinggi 500 meter ini berdiri di kawasan Lembah Rift, zona geologis yang super aktif. Di sinilah dua lempeng tektonik saling bertumbukan. Awan abunya sudah melintas jauh, terbang melayang di atas langit Yaman, Oman, India, bahkan Pakistan utara.
Sampai berita ini diturunkan, otoritas setempat di Afar belum memberikan tanggapan terkait kemungkinan korban jiwa atau jumlah warga yang mengungsi. Situasinya masih berkembang, dan semua mata tertuju pada gunung yang baru saja terbangun itu.
Artikel Terkait
159 Kapsul Sabu Dikeluarkan dari Perut Dua WN Pakistan di Soetta
Pintu Kanal Jebol, Tridonorejo Terendam Banjir Rob dan Hujan
Trump Godok Rencana Kontroversial: Tawarkan Rp1,6 Miliar per Warga untuk Beli Greenland
Dua Bocah Tertimbun Longsor di Bogor, Selamat Berkat Evakuasi Kilat