Hujan deras yang mengguyur wilayah Ciamis sejak Minggu malam ternyata membawa dampak serius. Jembatan Cikaleho di Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, ambruk untuk kedua kalinya dalam hitungan minggu. Akibatnya, akses warga menuju Jalur Nasional Ciamis-Cirebon terpaksa ditutup total.
Menurut sejumlah saksi, kejadian ini berlangsung pada Senin malam, sekitar pukul 21.30 WIB. Debit Sungai Cikaleho yang melonjak deras diduga kuat menjadi penyebab utama, menggerus pondasi jembatan hingga tak mampu lagi menahan beban.
Padahal, sebelumnya jembatan ini sudah pernah ambrol pada Sabtu (8/11). Kala itu, sistem satu arah masih bisa diterapkan agar kendaraan tetap bisa melintas. Namun, ambruknya jembatan untuk kedua kalinya membuat seluruh badan jembatan benar-benar tak layak lagi untuk dilewati.
Kapolsek Cipaku Iptu Purwahyo yang ditemui di lokasi membenarkan hal ini.
"Sekarang sudah ditutup total. Semua jenis kendaraan tidak bisa melintas," tegasnya.
Polisi dan Pemkab Ciamis pun langsung bergerak cepat. Mereka tak hanya menutup akses untuk kendaraan roda dua dan empat, tapi juga mengalihkan arus lalu lintas ke beberapa jalur alternatif.
Bagi pengendara yang datang dari arah Kawali, Purwahyo menyarankan untuk belok kanan melalui jalur Desa Buniseuri, lalu menuju Jalatrang hingga akhirnya tembus ke Baregbeg, Ciamis. Rute ini dianggap paling aman dan layak untuk sementara waktu.
Kini, warga dan pengguna jalan harus bersabar. Sambil menunggu perbaikan, mereka terpaksa memutar lebih jauh demi sampai ke tujuan.
Artikel Terkait
Militer Israel Klaim Tewaskan Kepala Baru Sayap Bersenjata Hamas di Tengah Gencatan Senjata
Anak-anak Gaza Paksa Bekerja di Tengah Puing Iduladha demi Menopang Keluarga
Anggota DPR Dorong Pemerintah Perkuat Beasiswa dan Optimalisasi CSR untuk Pendidikan Vokasi
Remaja 19 Tahun Perkosa dan Bunuh Siswi SD di Makassar, Polisi Sebut Aksi Sudah Direncanakan