Tim SAR Temukan Dua Korban Longsor Cisarua di Tengah Hujan dan Ancaman Longsor Susulan

- Rabu, 28 Januari 2026 | 19:36 WIB
Tim SAR Temukan Dua Korban Longsor Cisarua di Tengah Hujan dan Ancaman Longsor Susulan

Hujan masih mengguyur, tapi operasi pencarian di Cisarua tak berhenti. Di hari kelima, Rabu (28/1) lalu, upaya keras tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil: dua body pack korban longsor berhasil ditemukan di sektor A2.

Ade Dian, Kepala Kantor SAR Bandung, menggambarkan kondisi lapangan yang cukup berat. Sejak pagi, hujan ringan turun dan membatasi jarak pandang. Cuaca seperti ini, jelasnya, memaksa tim untuk bekerja lebih hati-hati dan selektif. Keselamatan personel jadi prioritas utama.

"Kami sempat mesti menghentikan pencarian di sektor A2 dan A3," ujar Ade.

Alasannya, menurut asesmen tim, kedua area itu dinilai rawan. Stabilitas mahkota longsor di atasnya masih mengkhawatirkan, berpotensi memicu longsoran susulan. Baru setelah evaluasi ketat sekitar pukul satu siang, kegiatan bisa dilanjutkan di sektor A1 dan A2 tentu dengan pengawasan safety officer yang tidak lengah.

Dan kerja keras itu pun membuahkan hasil. Pertama, pukul 11.06 pagi, satu body pack ditemukan di worksite sektor A2. Tak lama kemudian, tepatnya pukul 15.46, satu body pack lagi berhasil dievakuasi dari lokasi yang sama. Jadi, total dua penemuan di hari kelima, semuanya dari sektor A2.

Di sisi lain, kerja di belakang layar juga terus berjalan. Tim melakukan pengecekan silang data antara Posko SAR Gabungan dan Posko DVI. Ternyata, ada selisih tiga body pack. Rupanya, data itu sudah tercatat di DVI namun belum masuk ke laporan posko gabungan. Selisih itu akhirnya diverifikasi dan dimasukkan ke dalam laporan hari itu juga.

"Hingga pukul 16.00 WIB, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 53 body pack," jelas Ade Dian.

Sayangnya, perkiraan korban yang masih hilang mencapai 27 jiwa. Sementara dari sisi identifikasi, progress-nya cukup baik. Data terakhir dari tim DVI per Selasa malam menunjukkan, dari 38 body pack, 37 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi.

Ade menegaskan, operasi akan terus berlanjut. Prinsipnya tetap sama: keselamatan personel, mitigasi risiko bencana susulan, dan akurasi data adalah hal yang tak bisa ditawar.

"Komitmen kami tetap satu: bekerja maksimal, profesional, dan dengan pendekatan yang manusiawi untuk menemukan saudara-saudara kita yang masih hilang," pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler