Di ruang rapat Kompleks Parlemen, Senayan, Senin pagi itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, membuka pertemuan dengan nada positif. Rapat Kerja bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman itu memang membahas hal-hal teknis seperti anggaran 2025 dan Rencana Kerja 2026. Tapi, sebelum masuk ke sana, Titiek menyampaikan sesuatu yang cukup mencuri perhatian.
Ia secara khusus mengapresiasi jajaran TNI dan Polri. Menurutnya, kedua institusi ini telah memberikan dukungan yang sangat konkret dan nyata bagi sektor pertanian dalam negeri.
"Kami juga menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri atas sinergi dan dukungan konkret yang selama ini diberikan dalam mendukung peningkatan produksi pertanian khususnya komoditas padi dan jagung,"
Ucap Titiek di hadapan para peserta rapat.
Kolaborasi semacam ini, lanjutnya, bukanlah hal sepele. Di sisi lain, ia menekankan bahwa upaya menuju swasembada pangan tidak bisa digantungkan hanya pada satu pihak saja. Butuh kerja sama dari semua lapisan.
"Namun demikian perlu kami tekankan bahwa upaya menuju swasembada tidak dapat tergantung pada satu pihak saja. Keberhasilannya menuntut kerja bersama seluruh pemangku kepentingan baik dari pemerintah pusat dan daerah, lembaga teknis, BUMN, pelaku usaha hingga para petani di lapangan,"
tambah politikus Partai Gerindra tersebut.
Ia kemudian merinci, sinergi lintas sektor itu bisa terwujud dalam banyak bentuk. Mulai dari pendampingan langsung kepada petani, fasilitasi kegiatan di lapangan, hingga yang tak kalah penting: pengamanan distribusi hasil pertanian. Semua itu, di mata Titiek, adalah bagian krusial dari puzzle ketahanan pangan nasional.
Pada akhirnya, semua usaha ini bermuara pada satu tujuan.
"Kunci untuk mencapai target swasembada yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,"
pungkasnya. Suasana rapat pagi itu pun terasa hangat, mengawali pembahasan teknis anggaran dengan semangat gotong royong.
Artikel Terkait
TNI AL Temukan Kandungan Logam Tanah Jarang dan Unsur Radioaktif di 25 Kontainer Ilegal Batam
Pria Tenggelam Saat Cuci Usus Sapi Kurban di Anak Sungai Musi Palembang
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tutup Lebih Awal saat Waisak, Pengunjung Hanya Boleh hingga Pelataran
BSN Salurkan 245 Hewan Kurban ke Masyarakat di Seluruh Indonesia