Pimpinan Polri Se-Indonesia Kumpul di Bogor, Bahas Transformasi Lembaga

- Senin, 24 November 2025 | 08:00 WIB
Pimpinan Polri Se-Indonesia Kumpul di Bogor, Bahas Transformasi Lembaga
Apel Kasatwil Polri 2025 Digelar di Bogor

Apel Kasatwil Polri 2025 Digelar di Bogor

Polri baru saja menggelar apel besar-besaran. Ratusan jajaran pimpinan kepolisian dari seluruh Indonesia berkumpul di Mako Pusat Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, untuk Apel Jajaran Kepala Satuan Wilayah atau Kasatwil tahun 2025.

Acara yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 607 peserta. Mereka tak cuma pejabat tinggi Mabes Polri, tapi juga para Kapolda, Karo Ops, dan Kapolres dari ujung barat sampai timur negeri.

Menurut Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, tema yang diusung tahun ini cukup berat: 'Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat'.

"Apel Kasatwil merupakan momentum penting bagi jajaran kepolisian untuk memperkuat arah kebijakan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik," ujar Trunoyudo lewat keterangan tertulisnya, Senin (24/11/2024).
"Apel Kasatwil Polri ini diselenggarakan sebagai forum strategis untuk merumuskan langkah konkret dalam memperkuat profesionalisme Polri dan memastikan sinergi dengan arah kebijakan nasional," lanjutnya.

Dia menegaskan, intinya lewat forum ini Polri ingin makin siap menjalankan perannya. Baik sebagai penjaga keamanan negara maupun sebagai mitra yang dekat dengan masyarakat.

Harapannya jelas. Dengan acara ini, Polri bisa berperan optimal bukan cuma menjaga stabilitas, tapi juga mendukung tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

Yang menarik, acara internal ini ternyata juga diramaikan oleh tamu dari luar negeri. Sejumlah perwakilan Atase Kepolisian dari negara sahabat turut hadir.

"Acara ini juga akan dihadiri sejumlah perwakilan Atase Kepolisian dari berbagai negara sahabat," pungkas Trunoyudo.

Kehadiran mereka ini tentu bukan sekadar formalitas. Ini menunjukkan ada dukungan internasional terhadap komitmen Polri untuk menjadi lebih profesional. Sebuah langkah yang patut diawasi perkembangannya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar