Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro akhirnya dihukum. Vonisnya berat: 27 tahun penjara. Ini terkait kasus rencana kudeta yang mengguncang negara itu.
Yang menarik, di tengah proses hukumnya, Bolsonaro sempat merusak gelang pemantau elektronik yang melilit kakinya. Alasannya? Cuma karena 'rasa ingin tahu'. Alasan yang terdengar sederhana untuk sebuah tindakan yang cukup serius.
Menurut AFP, pada Jumat (12/9/2025), sidang berjalan alot. Hakim akhirnya memutuskan dengan suara 4-1 untuk menjatuhkan hukuman tersebut. Rencana penggulingan pemerintah Luiz InĂ¡cio Lula da Silva pasca-kekalahan Bolsonaro di Pilpres Oktober 2022 menjadi dasar utama vonis. Meski begitu, pintu banding masih terbuka lebar baginya.
Di sisi lain, respons dari Amerika Serikat datang cukup cepat. Menteri Luar Negeri mereka, Marco Rubio, langsung bersuara. Ia menyebut vonis ini sebagai "perburuan penyihir" yang penuh muatan politik.
Artikel Terkait
Kemensos Gandeng Perusahaan Jepang Siapkan Lulusan Sekolah Rakyat Jadi Caregiver
AS dan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan Jadi Kemitraan Utama
Prabowo dan Putin Sepakati Percepatan Kerja Sama Strategis di Moskow
Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Flores Timur