Jakarta Timur bakal segera punya tambahan ribuan makam baru. Tapi sebelumnya, ada proses yang harus diselesaikan: merelokasi ratusan warga yang selama ini menempati area Tempat Pemakaman Umum (TPU).
Dua lokasi yang jadi sasaran adalah TPU Kebon Nanas dan TPU Kober Rawa Bunga, Jatinegara. Di sana, ratusan keluarga telah lama bermukim di atas lahan yang seharusnya diperuntukkan bagi yang telah meninggal.
Menurut Siti Hasni, Kepala Bidang Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, penertiban rumah warga ini bertujuan membuka hampir dua ribu petak makam baru.
"Setidaknya ada 1.950 petak makam baru yang akan dibuka usai penertiban ratusan rumah warga di lahan TPU Kebon Nanas dan TPU Kober Rawa Bunga, Jatinegara, selesai," ujarnya, seperti dilansir Antara, Sabtu (22/11/2025).
Dia membeberkan rinciannya. "Untuk TPU Kober lebih kurang bisa menampung 450 petak makam baru. Untuk TPU Kebon Nanas bisa menampung kurang 1.500 petak."
Data yang ada menunjukkan, setidaknya 280 kepala keluarga atau sekitar 517 jiwa masih tinggal di atas lahan TPU Kebon Nanas (yang juga dikenal sebagai TPU Cipinang Besar Selatan) dan TPU Kober Rawa Bunga.
Harapannya jelas. Dengan dibukanya lahan baru ini, krisis tempat pemakaman di Ibu Kota bisa sedikit teratasi. Soalnya, kondisi saat ini benar-benar memprihatinkan.
Dari 69 TPU yang tersebar di Jakarta, semuanya sudah penuh. Tak ada lagi ruang untuk jenazah baru. Selama ini, pemakaman baru hanya bisa dilakukan dengan sistem tumpang alias menumpuk di atas makam lama.
"Masih ada makam-makam yang (jenazahnya sudah) dipindahkan itu bisa kita manfaatkan," kata Hasni menjelaskan peluang yang ada. "Bisa kita buat untuk pelayanan pemakaman baru (di TPU Kebon Nanas dan TPU Kober)."
Lalu bagaimana dengan warga yang harus pindah? Mereka tak serta merta diusir begitu saja. Pemerintah sudah menyiapkan skema relokasi.
Untuk tahap awal, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI telah berkoordinasi dengan Pemkot Jakarta Timur guna melakukan sosialisasi. Intinya, mengembalikan fungsi lahan TPU seperti semula. Warga yang sudah puluhan tahun tinggal di sana diminta mengosongkan rumah, dan nantinya akan difasilitasi pindah ke unit Rusunawa.
Di sisi lain, Pemkot Jakarta Timur tak tinggal diam. Mereka berencana mendirikan posko layanan khusus bagi warga yang terdampak.
Menurut Sekretaris Kota Jakarta Timur, Eka Darmawan, "Keberadaan posko supaya memudahkan warga yang mengokupasi lahan TPU Kober di Kelurahan Rawa Bunga dan Kebon Nanas di Kelurahan Cipinang Besar Selatan dalam memperoleh informasi maupun bantuan."
Posko-posko ini akan menerima pengaduan dan memberikan konsultasi. Tiga lokasi yang disiapkan adalah Kantor Kelurahan Rawa Bunga, Kelurahan Cipinang Besar Selatan (CBS), dan Kantor Kecamatan Jatinegara. Dengan begitu, proses relokasi diharapkan bisa berjalan lebih lancar dan manusiawi.
Artikel Terkait
Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Tembak dan Hancurkan Kapal Iran yang Pasang Ranjau di Selat Hormuz
Remaja Putri di Lampung Utara Dibacok Begal, Motor Honda Beat Raib
Mensos Gus Ipul Pimpin Apel HUT ke-22 Tagana, Apresiasi Pengabdian Relawan Bencana dari Evakuasi hingga Rekonstruksi
HUT ke-22 Tagana, Kemensos Gelar Bakti Sosial dan Salurkan Bansos Rp225 Juta di Jakarta Pusat