Puluhan Motor Terjungkal di Cileungsi Akibat Aksi Kabur Sopir Tangki Bocor

- Sabtu, 22 November 2025 | 13:30 WIB
Puluhan Motor Terjungkal di Cileungsi Akibat Aksi Kabur Sopir Tangki Bocor
Tumpahan Solar Cileungsi

Jalan Licin Akibat Solar Tumpah, Belasan Motor Tergelincir di Cileungsi

Sabtu pagi (22/11/2025) lalu, suasana di Jalan Raya Transyogi, tepatnya di kawasan Desa Cileungsi Kidul, Bogor, mendadak ricuh. Penyebabnya? Tumpahan solar yang membanjiri badan jalan. Rupanya, bahan bakar itu berasal dari sebuah mobil pikap yang baru saja mengisi bahan bakar di SPBU terdekat.

Menurut penuturan Ismail, anggota Damkar Sektor Cileungsi, pihaknya langsung bergerak cepat setelah mendapat laporan dari warga. "Damkar Sektor Cileungsi menerima laporan adanya tumpahan BBM solar dari kendaraan mobil pikap yang selesai pengisian BBM dari SPBU," jelasnya.

Yang bikin kesal, sang pengendara pikap ini kabarnya malah kabur. Bukannya berhenti dan bertanggung jawab, ia malah menancap gas begitu menyadari solar yang dibawanya bocor. Menurut sejumlah saksi, bocornya tangki itu bahkan sudah terjadi sejak kendaraan masih berada di dalam area SPBU.

"Pengendara mobilnya bukannya berhenti untuk memperbaiki tangkinya malah tancap gas dan pergi," ujar Ismail, menggambarkan kelakuan nekat si sopir.

Akibatnya bisa ditebak. Jalanan yang basah oleh solar menjadi sangat licin dan berbahaya. Tak butuh waktu lama, kecelakaan beruntun pun terjadi. Awalnya, tiga pengendara motor terjungkal. Tapi ngeri banget, kejadian serupa terulang lagi tak lama kemudian.

"Tidak lama dari kejadian tumpahan solar tersebut terjadi kecelakaan tunggal yang menyebabkan tiga kendaraan motor terjatuh karena licinnya jalan, dan disusul kembali sekitar tujuh kendaraan motor terjatuh kembali di lokasi tersebut," beber Ismail. Total, korban yang jatuh mencapai sepuluh kendaraan.

Petugas damkar pun sigap menangani situasi kacau ini. Mereka langsung melakukan penyemprotan khusus untuk membersihkan sisa solar yang masih menempel di aspal. Tujuannya, mengalihkan tumpahan berbahaya itu dari jalan raya.

"Pembersih tumpahan oli menggunakan air bertekanan dan dicampur menggunakan deterjen serbuk agar menjadi foam (busa) atau bisa untuk mempercepat pembersihan solar yang licin," ucap Ismail menerangkan metode yang digunakan. Upaya mereka akhirnya berhasil mengamankan situasi dan mencegah korban lebih lanjut.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar