Ledakan di SMAN 72 Jakarta ternyata melibatkan sejumlah taktik yang dipersiapkan pelaku, seorang anak berkonflik dengan hukum (ABH). Yang bikin merinding, keluarganya sendiri sampai kaget bukan main saat mengetahui rencana yang sudah disusunnya.
Peristiwa mengerikan ini terjadi Jumat lalu, tepatnya saat khotbah salat Jumat sedang berlangsung. Akibatnya, 96 orang harus menjadi korban. Bayangkan, suasana hening ibadah tiba-tiba berubah jadi chaos.
Dari olah TKP, polisi berhasil mengungkap komposisi peledak yang dipakai. Bahan utamanya? Potassium chloride. Kombes Henik Maryanto, Dansat Brimob Polda Metro Jaya, menjelaskan hal ini dalam jumpa pers yang digelar Selasa kemarin.
Tak cuma itu, serpihan plastik dan beragam paku juga berserakan di lokasi. Plastiknya dipakai buat bungkus struktur peledak, sementara paku baik yang baja maupun seng ditambahkan untuk memperbesar dampak kerusakan.
Artikel Terkait
Warga Sarinah Sambut JPO Baru: Bukan Cuma Aman, Tapi Harus Jadi Ikon
Tong... Tong... di Tengah Malam: Alarm Komunitas untuk Pedagang yang Bangun Sebelum Fajar
K3 Nasional 2026: Ekosistem Profesional hingga Inovasi Digital Jadi Fokus
KPK Jerat Yaqut Cholil Qoumas, Kuota Haji 2024 Diduga Dikorupsi