Dan hasilnya? Cukup membanggakan.
"Alhamdulillah kemarin bisa merekrut sampai dengan 150 pekerja disabilitas, dan juga salah satunya yang cukup viral itu, Zidan, yang sekarang kerja di Transjakarta," ungkap Pramono dengan nada bersemangat.
Di sisi lain, sektor-sektor seperti perdagangan, akomodasi, makanan dan minuman, serta transportasi, disebut-sebut menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Jakarta selama tahun 2025. Pertumbuhan di sektor-sektor ini semakin mengukuhkan posisi Jakarta sebagai kota jasa dan pusat denyut ekonomi nasional.
Ke depan, Pemerintah Provinsi DKI berjanji tidak akan berhenti di sini. Mereka berkomitmen untuk terus memperluas program penempatan kerja. Termasuk di dalamnya adalah pelatihan peningkatan keterampilan atau upskilling bagi kelompok rentan, terutama penyandang disabilitas.
"Saya dan Pak Wagub berkomitmen untuk menjadikan job fair dan upskilling disabilitas sebagai program periodik," tegasnya. "Difabel harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk bekerja."
Artikel Terkait
Waisak 2026 Jatuh pada 31 Mei, Berpotensi Libur Panjang Tiga Hari
Kakorlantas Polri Sampaikan Duka ke Keluarga Almarhum Bripka Fajar Permana
Hino Serahkan Unit Perdana Bus 4x4 untuk Tambang ke Kontraktor Sultra
Tucker Carlson Sebut Perang Iran sebagai Blunder Terbesar Trump, Hubungan Memanas