Komdigi Peringkat Tiga Kementerian Terbaik, Buktikan Terobosan Digitalisasi Berbuah Manis

- Jumat, 21 November 2025 | 18:45 WIB
Komdigi Peringkat Tiga Kementerian Terbaik, Buktikan Terobosan Digitalisasi Berbuah Manis

Jakarta, 21 November 2025 – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berhasil menyabet posisi ketiga sebagai Kementerian Terbaik se-Indonesia dalam ajang BKN Awards 2025. Prestasi ini tentu bukan datang begitu saja. Menurut Sekretaris Jenderal Komdigi, Ismail, capaian ini merupakan buah dari kerja keras dan terobosan digitalisasi sistem informasi yang selama ini digarap serius.

Ismail, yang hadir mewakili Komdigi dalam acara penghargaan di Jakarta, tampak optimis. "Peringkat ketiga ini menunjukkan arah yang tepat dalam pengelolaan ASN di Komdigi," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat lalu.

Penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara ini diberikan setelah melalui proses penilaian yang cukup ketat. Beberapa aspek yang jadi tolok ukur antara lain Implementasi Indeks NSPK Manajemen ASN, Pengelolaan Data dan Sistem Informasi, serta bagaimana Komdigi mengelola talenta dan layanan kepegawaiannya. Intinya, penilaiannya menyeluruh.

Di sisi lain, Ismail mengaku penghargaan ini sekaligus jadi penyemangat. Bukan cuma sekadar piala, melainkan pengingat bahwa perjalanan masih panjang. "Penilaian BKN menyoroti area yang kritis bagi mutu birokrasi. Ini membuat kami kian sadar bahwa perbaikan data, sistem, dan layanan harus berjalan lebih cepat," tegasnya.

Ia menambahkan, Komdigi tak akan berpuas diri. Inovasi akan terus digenjot, terutama dalam hal digitalisasi birokrasi. Tujuannya jelas: memastikan semua upaya yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi bangsa.

"Kami akan terus menyempurnakan manajemen talenta dan sistem informasi agar setiap pegawai bekerja dengan data yang kuat dan proses yang jelas," pungkas Ismail menutup pembicaraan.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Komdigi membuktikan komitmennya untuk membangun SDM aparatur yang tak cuma profesional, tapi juga adaptif dan punya integritas tinggi di tengah pesatnya perubahan ruang digital.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar