Di sisi lain, Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra turut angkat bicara. Ia menyebut operasi ini sebagai langkah preemtif, sebuah upaya membangun kesadaran sebelum penindakan yang lebih tegas nantinya.
"Kecelakaan itu kebanyakan berawal dari pelanggaran, sehingga kesadaran adalah kunci," tegas Eka.
Ia juga menegaskan bahwa Operasi Zebra Lancang Kuning bukan sekadar ritual tahunan belaka. Ini adalah komitmen nyata Polres Siak untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Dengan nada persuasif, Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif. Kedisiplinan berkendara, menurutnya, adalah kunci utama menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kabupaten Siak.
Artikel Terkait
Tito Karnavian Keroyok Lumpur dan APBD untuk Pacu Pemulihan Bencana Sumatra
Tiang Listrik Jakarta: Dari Iklan Sedot WC hingga Kentongan Patroli Malam
Nenek Pencuri Baju di Tanah Abang Akhirnya Bayar Rp 1,2 Juta Setelah Mediasi
Ara Tegaskan Huntap Korban Bencana Harus Penuhi Tiga Syarat Krusial Ini