Jembatan Gladak Perak masih terlihat suram pagi itu. Material debu vulkanik tebal menyelimuti hampir seluruh permukaannya, sisa-sisa amukan Gunung Semeru yang meluncurkan awan panas guguran. Untuk mengatasi ini, sebanyak 240 personel kepolisian dikerahkan. Mereka turun langsung membersihkan puing dan debu yang memblokir akses.
Namun begitu, upaya pembersihan besar-besaran ini belum sepenuhnya membuat jembatan pulih. Sampai saat ini, hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas dengan sangat hati-hati. Menurut sejumlah saksi, permukaan jembatan masih licin, terutama karena debu vulkanik basah tersiram hujan.
Di sisi lain, pantauan di lokasi menunjukkan warga berduyun-duyun datang ke Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro. Mereka penasaran, ingin melihat sendiri kondisi jembatan yang sempat jadi tumpuan lalu lintas itu. Tapi suasana waspada tetap terasa. Petugas Polsek Candipuro berjaga ketat, melaporkan perkembangan terbaru pasca-jembatan ini diterjang material panas.
Artikel Terkait
Persib Hadapi Ujian Berat dari Bali United di GBLA, Perjuangkan Puncak Klasemen
DPD Soroti Peran Strategis Perempuan Bentuk Karakter Bangsa di Era Digital
Satu Hilang Diterjang Arus Usai Kecelakaan di Jembatan Sungai Pelus Banyumas
Iran Sebut Kegagalan Perundingan dengan AS di Islamabad Wajar karena Tingginya Ketidakpercayaan