Dengan kedua alat tersebut, SYA kemudian mengakhiri nyawa Bonio dengan sadis. Motif pembunuhan ini diduga kuat adalah perampokan, di mana pelaku mengambil sejumlah harta milik korban.
Jenazah Ditemukan oleh Keluarga
Kakak korban lah yang menemukan kondisi mengenaskan Bonio pada Jumat (14/11) malam. Polisi kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan SYA sebagai tersangka utama.
Tindakan Tegas Polisi terhadap Peredaran Narkoba
Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi lokasi peredaran ganja yang dikonsumsi korban dan pelaku. Kapolsek Patumbak telah diperintahkan untuk menindak tegas baik pengedar maupun bandar narkoba di titik tersebut.
Kasus ini menjadi peringatan keras tentang bahaya laten narkoba dan pentingnya kehati-hatian dalam pergaulan. Hubungan pertemanan yang dianggap dekat ternyata berakhir pada pengkhianatan paling kejam.
Artikel Terkait
Venezuela Angkat Bicara: Kami Takkan Tunduk pada Tekanan AS
Darurat Sampah Tangsel Berlanjut, Status Diperpanjang Hingga Pertengahan Januari
Ammar Zoni Menangis Saat Akui Keterlibatan dalam Jaringan Narkoba Rutan Salemba
Dapur Gizi di Sragen Dipaksa Pindah Usai Berdampingan dengan Kandang Babi